5G - Jaringan Listrik Berbasis Artificial Intelligence (AI)

 5G - Jaringan Listrik Berbasis Artificial Intelligence (AI)

Analis memperkirakan jumlah total radio sites dengan lebih dari  5 (lima)  frekuensi band akan meningkat dari 3% pada 2016 menjadi 45% pada 2023.


Meskipun konsumsi energi 5G per unit lebih rendah dari 4G, konsumsi daya listrik
radio sites jauh lebih tinggi. Sebuah 64T64R dapat dengan mudah mengkonsumsi 2KW per baseband.


Selain itu, site 5G masa depan dengan 10 atau lebih konfigurasi band frekuensi dapat mencapai puncak lebih dari 20KW per site. Ini akan menciptakan tantangan besar untuk kapasitas jaringan, kapasitas baterai, dan distribusi daya yang ada, yang secara besar-besaran meningkatkan CAPEX / OPEX per lokasi. Hanya retroffiting satu situs bisa menghabiskan biaya hingga 3000USD.


 Teknologi yang dapat membantu mengelola ini:

- Jaringan listrik berbasis AI
- Fitur penghematan energi
- Baterai lithium bertenaga AI
- Gs sunsetting
- Sumber teknologi hijau

 

Image By Risman