CBRS Mendukung Implementasi Jaringan Private 5G Untuk Perusahaan

Radio Broadband Citizens Service (CBRS) bisa menjadi anugerah bagi komputasi tepi (edge computing) seluler dan membantu menambah jangkauan nirkabel di mana jangkauan Wi-Fi kurang optimal. CBRS membuka peluang baru bagi perusahaan untuk menggunakan jaringan privat 4G dan 5G.

CBRS sangat cocok untuk perusahaan yang mensyaratakan komunikasi mission-critical dan tersebar di wilayah geografis yang luas, seperti pusat konvensi, stadion olahraga, lokasi petambangan, pelabuhan, peternakan, dan pabrik.

CBRS memberikan manfaat signifikan dibandingkan Wi-Fi di beberapa aplikasi di mana jaminan kualitas layanan dan keamanan diperlukan, tetapi juga punya peluang melengkapi Wi-Fi dalam banyak situasi. Pada tahap awal CBRS akan dikembangkan dari WAN ke router dan Wi-Fi, dari titik akses ke perangkat IoT. Dengan seiringnya waktu, nantinya akan banyak titik akses akan mendukung komunikasi CBRS dan Wi-Fi.

Beberapa kemungkinan penggunaan CBRS yang lain:
·        Kontrol kendaraan, robot dan peralatan jarak jauh
·        Komunikasi untuk tim keamanan
·        Komunikasi untuk keselamatan kendaraan umum
·        Komputer untuk keperluan perawatan kesehatan
·        Kamera pengintai video definisi tinggi yang terhubung dan menghasilkan data dalam jumlah besar.
·        Aplikasi vertikal meliputi bandara, taman hiburan, jalur kereta api, fasilitas ekstraksi minyak / gas, pabrik, hotel, dan elemen kota cerdas.

CBRS paling cocok untuk aplikasi mission-critical dan karena itu tidak akan digunakan sebagai pengganti layanan Wi-Fi umum. Dalam penyebaran CBRS yang baru, sebagian besar organisasi / perusahaan masih tetap menggunakan Wi-Fi dan layanan seluler publik.

Tantangan CBRS

CBRS membutuhkan router, ponsel, tablet, kamera, dan perangkat IoT yang mendukungnya, sehingga penyebarannya membutuhkan investasi peralatan baru. Sebagian besar smartphone high-end yang baru sudah mendukung CBRS, dan sebagian besar organisasi / perusahaan akan memerlukan peningkatan smartphone untuk memanfaatkannya. Biaya peralatan CBRS saat ini lebih tinggi daripada Wi-Fi tetapi mempunyai kemungkinan turun seiring berjalannya waktu. Ketika ekosistem pemasoknya sudah matang, CBRS akan menjadi lebih menarik bagi banyak perusahaan.

Perusahaan juga membutuhkan mitra saluran untuk membantu implementasi, yang meliputi menentukan jumlah dan lokasi radio. Banyak mitra memiliki keahlian Wi-Fi tetapi akan membutuhkan pelatihan dan pengalaman untuk menyebarkan CBRS dengan cepat di perusahaan / organisasinya.

Di banyak negara, spektrum pita menengah, khususnya pita 3,5 GHz, adalah bagian penting dari strategi spektrum 5G. Sebagian besar negara di seluruh dunia menggunakan spektrum mid-band 5G (sub 6 GHz) untuk membangun jaringan 5G awal mereka. Faktanya, banyak yang berpendapat bahwa AS tertinggal dari negara lain dalam menggelar 5G karena frekuensi tersebut belum tersedia untuk digunakan di AS. Komisi Komunikasi Federal AS FCC telah mengesahkan penyebaran komersial layanan menggunakan pita CBRS, yang menempati sekitar 150 MHz spektrum antara 3,5 dan 3,7 GHz, layanan ini diberi merek dengan nama OnGo.

Image by admin

Saat ini layanan CBRS hanya tersedia di AS, meskipun ini dapat berubah karena lebih banyak negara mengalokasikan spektrum yang tidak perlu izin, dalam pita yang mungkin berbeda daripada di AS. Sebelumnya alokasi frekuensi CBRS ini digunakan untuk keperluan militer dan untuk stasiun bumi satelit, sekarang band itu dibagi oleh tiga kelas pengguna:
Image by admin

1. Incumbent: Tingkat ini menjamin bahwa pengguna tradisional yang memegang hak eksklusif untuk band masih dapat menggunakannya tanpa campur tangan pengguna di dua tingkatan lainnya.

2. Akses prioritas: Lisensi akan dikeluarkan county-by-county kepada pemenang lelang spectrum, pemenang saluran berlisensi akan memiliki hak eksklusif untuk mereka di wilayah geografis mereka tetapi harus bisa melindungi terhadap gangguan penggunanya serta mentoleransi gangguan dari petahana.

3. Akses resmi untuk umum: Tingkat ini tidak memerlukan lisensi FCC tetapi memungkinkan penggunaan selama tidak mengganggu dua tingkatan lainnya dan mentolerir gangguan dari mereka.

Harapannya CBRS tumbuh dalam popularitas untuk edge computing, terutama dalam aplikasi seluler dan terdistribusi tinggi.
Image by admin

Di sisi vendor, CommScope baru-baru ini mengumumkan produk antena baru untuk menara makro dan sel mikro yang mendukung jalur evolusi dari CBRS ke 5G. Seperti yang dinyatakan oleh CommScope SVP for Mobility Solutions Farid Firouzbakht, “Kapasitas jaringan didorong hingga batasnya, terutama di daerah perkotaan yang padat penduduk di mana situs tambahan sulit atau tidak mungkin untuk diamankan. Mendukung spektrum 3,5 GHz dengan desain antena yang juga menawarkan efisiensi spektral adalah dua cara antena CommScope berkemampuan 3,5 GHz membuka jalan baru tentang kapasitas jaringan yang kelebihan beban saat ini.”

CBRS Pelengkap Jaringan Seluler

Mobile Network Operator (MNO) selalu mencari cara untuk meningkatkan pengalaman pengguna mereka. Spektrum adalah sumber kehidupan jaringan seluler, dan kondisinya lalu lintas telekomunikasi terus meningkat, kondisi ini menciptakan kebutuhan spektrum seluler yang lebih banyak. Kini industri seluler terus meningkatkan kapasitas di setiap generasi teknologi seluler.
Spektrum CBRS memberikan kesempatan kepada operator untuk meningkatkan lapisan sel mikro mereka, tanpa harus menggunakan kembali spektrum yang digunakan untuk jaringan makro, sehingga ini dapat meningkatkan kapasitas jaringan secara keseluruhan di wilayah perkotaan / pusat kota. Pita spektrum CBRS yang ditambahkan dan digabungkan dengan pita yang sudah beroperasi, akan meningkatkan throughput dan memberikan pengalaman pelanggan yang lebih baik. MNO sudah menggunakan LAA (Licensed Assisted Access) untuk tujuan ini, harapannya adalah CBRS jauh melebihi kinerja LAA.

CBRS Dapat Mengurangi Ketergantungan Pada MVNO

Multiple-System Operator (MSO) yang merupakan operator layanan kabel atau satelit direct-broadcast telah menawarkan layanan langganan MVNO yang dibundel dengan layanan kabel mereka sebagai strategi untuk mempertahankan pelanggan mereka. Penawaran MSO tersebut kini telah melampaui 2 juta pelanggan dan mendapatkan daya Tarik tersendiri. MSO saat ini mengeluarkan biaya mobilitas MNO per Gig untuk cakupan nasional yang cukup banyak dan ini membebani bisnis mereka.
 Lalu mengapa mereka tidak membangun jaringan private mereka sendiri dan ini akan meringankan beban dengan ekonomi mereka? MSO mempunyai keunggulan kabel yang dipasang dibanyak tempat untuk penyebaran hotspot CBRS yang dapat menyerap kapasitas dari jaringan MNO host mereka. Triknya tentu saja adalah membuat spons kapasitas dengan ukuran yang benar dan memasangnya di tempat yang benar.

Akses Nirkabel Tetap

Hingga saat ini Fixed Wireless Access (FWA) telah menggunakan kembali kapasitas seluler untuk layanan broadband rumahan. Sekarang CBRS memberikan opsi baru untuk menghemat spektrum seluler yang ada untuk melayani pengguna seluler. CBRS dapat memebrikan memberikan penawaran 100Mbps yang realistis dengan jarak ekonomis. Meskipun tidak berhadapan langsung dengan fiber, untuk areal pedesaan dan pinggiran kota maka CBRS adalah pilihan yang sangat layak dipertimbangkan. CBRS juga dapat dikombinasikan dengan mmWave untuk benar-benar meningkatkan kinerja uplink nya.

Setelah kemampuan Wi-Fi digunakan dan batas maksimalnya tercapai, band CBRS dapat menawarkan kombinasi kemampuan unik yang melahirkan inovasi. Beberapa contohnya:

1. Cakupan dalam dan luar ruangan LTE dan 5G NR di gedung perusahaan dan kampus
2. Jaringan QoS yang andal dan tinggi untuk kebutuhan misi kritis
3. Pengalaman yang mulus bagi pengguna akhir antara jaringan publik dan pribadi
4. Jaringan keamanan tinggi

CBRS memungkinkan penyedia jaringan menyesuaikan penawaran mereka dengan kebutuhan pasar dengan arsitektur, model layanan, dan opsi spectrum yang fleksibel.

CBRS Alliance

CBRS Alliance adalah sebuah organisasi industri yang berfokus untuk mendorong pengembangan, komersialisasi, dan adopsi solusi spektrum bersama, mereka mengumumkan penyelesaian spesifikasi yang mendukung konfigurasi ‘OnGo’ khusus untuk Radio Baru 5G (5G NR). FCC mengesahkan penerapan komersial penuh di pita CBRS pada Januari 2020, dengan CBRS Alliance Release 3 yang khusus menangani dukungan untuk penerapan 5G menggunakan spektrum bersama di pita 3,5 GHz.

Pada April 2019, Komisaris FCC Michael O'Rielly mengatakan bahwa pita CBRS 3,5 GHz kemungkinan akan menjadi peluang layanan 5G mid-band pertama di AS. Secara global, industri dan pemerintah terus berfokus pada 3,5 GHz sebagai spektrum pita menengah utama untuk penerapan dan pengujian 5G yang sedang berlangsung di Eropa, Timur Tengah, dan Asia Timur.

Pita CBRS diberi wewenang penuh untuk memberikan layanan komersial pada saat mengaktifkan 5G. Selama setahun terakhir, CBRS Alliance telah bekerja dengan 3GPP dan Wireless Innovation Forum (WInnForum) untuk mengembangkan spesifikasi teknis spektrum dan mobilitas bersama dalm rangka memastikan bahwa penggunaan 5G NR mendukung pita CBRS. Spesifikasi tersebut juga membahas interoperabilitas, autentikasi, dan roaming data dan suara.

Spesifikasi baru menggabungkan definisi dan standar 5G NR yang dikembangkan oleh 3GPP untuk mendukung berbagai layanan, perangkat, dan penerapan 5G. Pekerjaan yang dilakukan oleh CBRS Alliance didasarkan pada spesifikasi tersebut untuk memungkinkan penerapan dan keamanan perusahaan. CBRS Alliance Rilis 3 sejalan dengan spesifikasi rilis 15 3GPP, dan kini sedang melanjutkan pekerjaannya pada Rilis 4 yang akan sejalan dengan 3GPP rilis 16 dan 17.

Ditulis Oleh : andrian sulistyono