Skip to main content

Jaringan 5G Hadir, 2G dan 3G Tenggelam

Jaringan 5G Hadir, 2G dan 3G akan Tenggelam?

Dengan 4G yang sudah mencapai status mainstream secara global dan jaringan 5G yang juga akan segera lepas landas, transisi menjauh dari teknologi lama dalam penerapan yang ada mulai terasa gaungnya. Dengan meningkatnya proliferasi jaringan 4G dan jaringan 5G telah diluncurkan di beberapa wilayah, fokus  operator  jaringan  telah  bergeser  dari  jaringan  GSM  dan  UMTS untuk  membebaskan frekuensi untuk teknologi baru.

Mengapa perusahaan telekomunikasi bersikeras mematikan jaringan 2G dan 3G mereka? 

Penutupan 2G dan 3G yang akan datang ini akan membuka jalan bagi penerapan 5G mereka. Dengan meningkatnya proliferasi 4G dan 5G yang telah diluncurkan di beberapa wilayah, fokus operator jaringan telah bergeser dari jaringan GSM dan UMTS untuk membebaskan sumber daya untuk teknologi baru. Perpindahan dari teknologi lama ini tidak diragukan lagi merupakan transisi besar bagi beberapa perusahaan IoT dan M2M karena jaringan 2G dan 3G masih merupakan teknologi yang paling banyak digunakan untuk perangkat yang digunakan.


Image On Gettimage


Sebenarnya jaringan 2G dan 3G masih penting untuk perangkat IoT dan M2M karena biaya modul dan biaya pengoperasian yang relatif lebih rendah dibandingkan dengan jaringan 4G. Selain itu, kecepatan jaringan 4G tidak diperlukan untuk perangkat ini karena koneksi lambat 2G sudah lebih dari cukup untuk kebutuhan transmisi data saat ini. Namun mempertimbangkan penerapan teknologi di masa mendatang dan mempertimbangkan fenomena penghentian penggunaan, tidak masuk akal untuk mengunci perangkat kita hanya ke 2G atau 3G. 


Jika modul kita dirancang untuk menggunakan 2G atau 3G, penghentian penggunaan dapat menyebabkan banyak masalah untuk penerapan di masa mendatang. Untuk mengatasi pemadaman jaringan 2G dan 3G, perusahaan IoT dan M2M harus mengembangkan dan mengimplementasikan modul yang dapat mendukung teknologi seluler modern. 


Perpindahan dari teknologi lama tidak diragukan lagi akan menjadi transisi yang signifikan bagi banyak perusahaan IoT dan M2M, karena konektivitas 2G dan 3G masih merupakan teknologi yang paling banyak digunakan untuk perangkat yang digunakan.


Dengan dasar fenomena ini, kita melihat ikhtisar tentang bagaimana penghentian penggunaan global 2G dan 3G sedang berlangsung. Tidak ada road map global yang pasti untuk penghentian

2G atau 3G secara bertahap, tetapi kita dapat melihat pada keadaan penghentian 2G dan 3G di beberapa wilayah: Asia, Australia & Oseania, Eropa, Afrika, Amerika Utara, Tengah dan Amerika Selatan.


Asia

Asia Timur memimpin dalam hal mematikan jaringan 2G. Di negara-negara tertentu di kawasan, seperti Jepang, Makau, Singapura, dan Korea Selatan, sama sekali sudah tidak tersedia 2G. Di Taiwan dan Thailand, operator jaringan utama telah menghapus 2G secara bertahap dengan beberapa operator di negara tersebut, ada juga yang masih menawarkan layanan 2G untuk waktu yang terbatas.


Jaringan 5G Hadir, 2G dan 3G Tenggelam


Oceania

Vodafone Selandia Baru masih mengoperasikan jaringan 2G, namun di Australia, Vodafone sudah mematikan jaringan 2Gnya pada 30 th Juni 2018.


Jaringan 5G Hadir, 2G dan 3G Tenggelam


Eropa


Jaringan 5G Hadir, 2G dan 3G Tenggelam


Di beberapa negara Eropa, ini bisa menjadi kasus di mana 2G mungkin lebih lama dari 3G, UMTS. MNO Telenor Norwegia mengumumkan shutdown 3G pada tahun 2020, sementara 2G nya belum.  Vodafone telah mengumumkan akan menghentikan jaringan 3G di seluruh Eropa pada tahun 2020 dan 2021 sementara Deutsche Telekom berencana untuk melanjutkan 3G, UMTS  hingga  akhir  tahun  2020.  Namun,  tidak  ada  rencana  baik  oleh  Vodafone,  Deutsche Telekom atau Telefonica untuk mematikan 2G 


Amerika Utara

Amerika Utara Pada tahun 2020, tidak akan ada jaringan 2G yang tersedia di Amerika Utara. Afrika, Amerika Tengah dan Amerika Selatan


Jaringan 5G Hadir, 2G dan 3G Tenggelam


Pasar-pasar ini kurang berkembang dibandingkan pasar di atas, dengan demikian tidak terlihat aktivitas refarming spektrum untuk mengakomodasi LTE. Tidak ada pemadaman massal 2G di wilayah ini hingga 2020.


Jaringan 5G Hadir, 2G dan 3G Tenggelam

Jika perusahaan IoT dan M2M berharap untuk terus bersaing setelah jaringan 2G ditutup di seluruh  dunia,  mereka  harus  berevolusi  dan  mengimplementasikan  perangkat  keras  yang mendukung teknologi seluler modern. Apakah akan memutuskan untuk tetap menggunakan 2G untuk saat ini atau bermigrasi ke 3G, 4G atau LTE, ataupun 5G.


Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar