Skenario Huawei membangun jaringan 5.5G

Hampir sebagian besar negara masih dalam proses pemahaman jaringan 5G, tetapi berbeda dengan negara tirai bambU atau China ini yang telah maju mengembagkan jaringan 5G, Huawei  salah satu raksasa teknologi sudah melihat sebuah  potensi baru  untuk jaringan seluler generasi berikutnya yaitu 5.5G  


Image Credit By Huawei

Pada Pertemuan Direktur Eksekutif Huawei Global Mobile Broadband Forum (MBBF) 2020, David Wang, mengungkapkan visi perusahaan Huawei untuk fase pengembangan 5G berikutnya adalah mengungkapkan rencana pengembangan jaringan 5.5G Atau Five point Five Generation.


Dalam pidato intinya, yang berjudul ;Defining 5.5G for a Better, Intelligent World', David Wang mengatakan bahwa 5.5G akan menjadi “evolusi 5G”, dan mengungkapkan bahwa ia berharap dapat bekerja sama dengan mitra industri untuk meneliti dan mengembangkan ke tahap lebih lanjut jaringan 5.5G ini.


Wang juga mengambil kesempatan untuk mengungkapkan tiga area yang diyakini Huawei akan mendorong 5,5G, di luar penggunaan jaringan 5G yang ada yang kita lihat saat ini. 


Berikut ini Tiga (3) Skenario yang disebut Huawei dapat mendorong Jaringan 5.5G 


1. Uplink Centric Broadband Communication (UCBC)

UCBC Dibangun di atas fondasi 5G, UCBC akan memungkinkan peningkatan 10 kali lipat dalam bandwidth uplink. Ini akan menguntungkan produsen yang perlu mengunggah video dalam visi mesin, serta IoT broadband besar-besaran.


2. Real-Time  Broadband Real-Time Communication (RTBC)

RTBC mendukung bandwidth besar dan latensi komunikasi yang rendah. Hal ini diharapkan akan memberikan peningkatan bandwidth 10x lipat, memberikan pengalaman yang imersif kepada pengguna saat mereka berinteraksi dengan dunia virtual.


3. Harmonized Communication and Sensing (HCS)

HCS dirancang untuk memungkinkan mobil yang terhubung dan drone yang terhubung, dan mengandalkan teknologi pemindaian sinar dari Massive MIMO.


"5.5G adalah visi kami untuk industri," kata Wang. "Ini merupakan peningkatan dan perluasan dari tiga skenario 5G standar yang ditentukan oleh ITU - eMBB, mMTC, dan URLLC.”


Baca Juga:



Dibutuhkan Kejasama dalam Indurstri Telekomunikasi

Dalam presentasinya, Wang menjelaskan tiga cara agar industri dapat bekerja sama. Pertama, dia mengatakan bahwa semua pemangku kepentingan atau stake holder  industri Telekomunikasi khususnya harus mulai mengerjakan 5.5G dalam kerangka 3GPP sesegera mungkin. 

Untuk mencapai ini, Wang mengatakan penting bagi operator dan produsen perangkat untuk memanfaatkan spektrum sub-100 GHz, untuk mendukung kemampuan jaringan yang beragam. Terakhir, dia meminta industri Telekomunikasi untuk lebih mengintegrasikan 5G ke dalam vertikal, untuk mempercepat transformasi digital dan cerdas.


“Standar terpadu dan kolaborasi industri adalah DNA inti yang membentuk kesuksesan industri telekomunikasi wireless secara global. Pengembangan 5.5G membutuhkan kolaborasi yan tinggi dari atas sampai bawah "Wang menyimpulkan.



Sumber : Huawei Global Mobile Broadband Forum (MBBF) 2020