Skip to main content

5G Country Leadership Index 2020

 5G Country Leadership Index 2020 merilis Negara yang sudah menggunakan 5G


Arthur D. Little (ADL) telah merilis 5G Country Leadership Index, yang merupakan benchmarking lebih dari 40 negara. Country Leadership Index itu mengidentifikasi Korea Selatan sebagai pemimpin dan juga sebagai Negara yang Menggunakan 5G, di depan Amerika Serikat, Negara yang menggunakan 5G lainnya adalah Australia, Qatar, Swiss, Finlandia, China dan Uni Emirat Arab. Prancis dan Jerman adalah pengikut 5G, sementara Italia dan Inggris terletak sedikit dibelakangnya. Kawasan Asia paling di depan, dengan pionirnya Korea Selatan menggunakan teknologi 5G pada Olimpiade Musim Dingin (Februari 2018). Kemudian disusul Amerika Serikat (AS) yang juga termasuk sebagai generasi pertama dalam meluncurkan layanan 5G komersial. Negara-negara kawasan teluk juga berada di depan dalam implementasi layanan 5G, sementara Eropa secara keseluruhan tertinggal karena infrastruktur dan fragmentasi yang heterogen, serta proses alokasi spektrum yang masih dalam progres dan masih terus berjalan di banyak negara.

Negara yang menggunakan 5G

5G Leadership Indeks ini didasarkan pada analisis rinci infrastruktur teknis dan kecenderungan komersialisasi 5G pada sebuah negara. Para pemimpin dalam indeks tersebut, memiliki alokasi spektrum 5G, infrastruktur backhaul berkinerja tinggi, telah mengumumkan maksud dan tujuan peluncuran 5G, dan telah berhasil menguji coba beberapa penggunaan layanan 5G. Selain itu, mereka menunjukkan keinginan untuk mengadopsi layanan baru untuk mendorong komersialisasi.


Negara yang menggunakan 5G


Temuan-temuan dari 5G Leadership Index telah memvalidasi laporan sebelumnya ADL 2017 tentang lima model penyebaran potensial untuk 5G. Secara global, model broadband Gigabit ke rumah, Mobile Broadband, jaringan perusahaan di masa depan, dan ekosistem industri digital adalah model – model yang telah mendorong kemajuan 5G secara signifikan. 


5G adalah pusat dari tahap digitalisasi lanjutan, menyediakan jaringan yang selalu aktif (always ON), berkecepatan tinggi, dan berkapasitas tinggi untuk mendukung otomatisasi proses industry IoT, kendaraan otonom, robot, dan kecerdasan buatan AI. Daya saing bisnis di masa depan akan bergantung pada jaringan 5G, oleh karenanya penyebaran 5G yang cepat sangatlah penting.

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar