Skip to main content

Prosedur Handover INTER-gNB Xn dalam 5G NR

Berikut ini adalah Penjelasan Prosedur Handover INTER-gNB Xn dalam 5G NR

Manajemen mobilitas di 5G NR sangat mirip dengan  Manajemen mobilitas yang ada di 4G LTE. Seperti yang ditentukan oleh 3GPP Rel. 15, mobilitas di jaringan seluler dibagi menjadi mobilitas RRC_IDLE, mobilitas RRC_INACTIVE, dan mobilitas RRC_CONNECTED.

RRC_IDLE dan RRC_INACTIVE menunjukan bahwa UE tidak memiliki koneksi RRC yang dibuat. RRC_CONNECTED berarti UE memiliki koneksi RRC aktif ke jaringan dan tentu UE sudah siap untuk menerima atau mengirimkan data pengguna.

Jika UE mengubah lokasinya (atau memicu event lain yang mengarah ke tindakan manajemen mobilitas) dalam status RRC_CONNECTED, jaringan mengubah alat komunikasi dengan UE.

Penjelasan Prosedur Handover dalam 5G NR

Mobilitas Cell-level atau Handover mengacu pada pemindahan transmisi data yang sedang berlangsung dari satu komponen jaringan (gNodeB (gNB), Remote Radio Head (RRH), dll.) Ke yang parameter lainnya. Prosedur Handover menghabiskan sumber daya dan akan  menyebabkan gangguan koneksi, dan juga gangguan ini berbeda-beda tergantung pada handover yang di lakukan  (INTER / INTRA-gNB, dengan atau tanpa perubahan 5G Core Access dan Mobility Management Function (AMF), dll.), Jaringan memerlukan tingkat komunikasi dan pensinyalan internal, yang paling tidak kompleks.


Prosedur Handover INTER-gNB Xn mencakup empat komponen:

  1. Berdasarkan pengukuran yang diterima, Sumber gNB memulai penyerahan melalui antarmuka Xn.
  2. Target gNB menyediakan konfigurasi RRC baru dan melakukan kontrol penerimaan.
  3. Sumber gNB meneruskan pesan Pernyataan Permintaan Handover ke UE, bersama dengan ID sel, informasi akses, dan informasi khusus berkas.
  4. UE berpindah ke status terhubung RRC dengan Target gNB dan mengirim pesan RRC Reconfiguration Complete.


Tentang Handover Xn

Handover Xn tidak menyertakan AMF dan User Plane Function (UPF) dalam prosedur Handover. Jika mereka dimasukkan (misalnya, dalam penyerahan Next-Generation (NG)), prosedur terdiri dari langkah-langkah tambahan, yang selanjutnya meningkatkan kompleksitas dan penundaan yang diperlukan oleh proses tersebut.

Frekuensi penyerahan antar sel merupakan salah satu parameter penting yang mempengaruhi efisiensi manajemen mobilitas, bersama dengan komunikasi signal to interferensi dan noise ratio (SINR) yang tinggi.

Sumber: Sistem Manajemen Mobilitas Level Sel dan Beam-Level


Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar